• About UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Urban and Regional Planning
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • About URP
    • URP History
    • Vision and Mission
    • Structural Organization
    • Program Specification
    • Lecturers and Staff
      • Lecturers
      • Staff
    • Accreditations
      • Certificate of Accreditation
    • Contact Us
  • Academic
    • Overview
    • Curriculum
    • Syllabus
      • Compulsory Courses
      • Elective Courses
      • Kerja Praktik
      • Comprehensive Examination
    • Academic Handbook
    • Academic Regulation
    • Student Assessment
    • Final Project
    • E-Learning Portal
    • International Undergraduate Program
    • Recognition of Achievement Outside Academic Activities
  • Student
    • Student Activity
    • Student Activities News
    • Student Achievements
    • Student Organisation – HMTPWK
    • PKM (Students’ Creativity Program)
    • Scholarship and Exchange
    • Study in Yogyakarta
    • Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa
  • Facilities
    • Classroom
    • Studio
    • Library
    • Computer Lab
    • Administration
    • Photocopy and Printing
    • Food Cafetaria
    • Common Lounge
    • Students’ Association Building
    • Publishing Unit
    • Healthcare Unit
    • Parking Lot
  • Research
    • Research and Knowledge Development Roadmap
    • Research Agenda
    • Research Works and Publications
  • Alumni
    •  Alumni Profile
    • Alumni Tracer Study
    • Alumni Survey 2024
  • Labs
    • Spatial Planning Laboratory
  • Admission
    • Regular Admission
    • International Program Admission
    • Admission Schedule IUP Program 2025/2026
    • Student Facts
    • Student Facts – Applicant, Accepted, Registered Students
  • News
  • Beranda
  • News
  • After Report Kuliah Tamu “Permaculture as Solution”

After Report Kuliah Tamu “Permaculture as Solution”

  • News
  • 18 November 2025, 14.56
  • Oleh: jillan.sausan.amira
  • 0

Yogyakarta, 4 November 2025 – Di tengah tantangan krisis ekologi dan tekanan urbanisasi global, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (PWK UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Permaculture as Solution”. Bertempat di Gedung SGLC 6B2, Lantai 6, Fakultas Teknik UGM, acara ini menghadirkan Khaerul Anam Widya Purnama dari United Nations – Food And Agriculture Organization (FAO).

Dalam kuliah ini, Khaerul Anam menyoroti urgensi perubahan paradigma dalam pembangunan kota. Beliau memaparkan bahwa pendekatan sustainability (keberlanjutan) yang sekadar “meminimalkan dampak negatif” tidak lagi cukup untuk menghadapi kerusakan lingkungan saat ini. Diperlukan pergeseran menuju Desain Regeneratif, yaitu pendekatan yang secara aktif memulihkan ekosistem, menyerap karbon, dan meningkatkan ketahanan masyarakat .

Tiga Etika Dasar Permakultur

Narasumber menjelaskan bahwa permakultur bukan sekadar teknik pertanian, melainkan sebuah kerangka kerja desain yang koheren yang mengintegrasikan ekologi dan etika. Fondasi utamanya bersandar pada tiga etika:

  1. Earth Care (Kelestarian Lingkungan): Memelihara dan meregenerasi sistem alam.
  2. People Care (Keberlanjutan Sosial): Mendukung kesejahteraan dan kesetaraan manusia.
  3. Fair Share (Keberlanjutan Ekonomi): Menyadari batas konsumsi dan mendistribusikan surplus .

Aplikasi di Wilayah Perkotaan

Kuliah ini juga membahas secara teknis bagaimana prinsip permakultur diterapkan dalam perencanaan kota melalui Nature-Based Solutions. Beberapa strategi yang dipaparkan meliputi:

  • Hutan Pangan Kota (Urban Food Forests): Mengubah ruang kota menjadi ekosistem produktif untuk ketahanan pangan.
  • Desain Sensitif Air (Water-Sensitive Design): Pengelolaan air hujan terpadu melalui rain garden dan swale untuk mencegah banjir sekaligus mengisi air tanah.
  • Koridor Hijau: Menciptakan jejaring ruang hijau yang memungkinkan pergerakan satwa liar dan meningkatkan kualitas udara kota.

Mahasiswa juga diperkenalkan pada perangkat desain (design tools) seperti Zone Planning dan Sector Analysis untuk menciptakan tata letak kota yang efisien energi. Sesi ditutup dengan pesan kuat bahwa kota masa depan harus mampu meniru pola alam (biomimikri) untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya hemat energi, tetapi juga produktif dan berketahanan iklim.

Berdasarkan materi yang disampaikan dalam kuliah tamu tersebut, terdapat 5 poin SDGs yang relevan:

  1. SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)
  2. SDG 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)
  3. SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production)
  4. SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action)
  5. SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak (Clean Water and Sanitation)
Tags: SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak

Leave A Comment Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Recent Posts

  • Student Achievements Appreciation
    February 8, 2026
  • Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa (EDOM) Semester Gasal T.A. 2025/2026
    January 27, 2026
  • Prestasi SPWK 2025: Mahasiswa PWK UGM Menorehkan Jejak Gemilang di Kancah Nasional dan Internasional
    January 14, 2026
  • Nama dan Jabatan Struktural DTAP 2026-2030
    January 5, 2026
  • After Report “Babak Baru Penegakan Hukum Bidang Penataan Ruang”
    November 24, 2025
Universitas Gadjah Mada

Urban and Regional Planning

Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no. 2, Kampus Fakultas Teknik UGM
Yogyakarta 55281
Telp. : +6274 580092
Fax : +6274 580854
Email: s1pwk@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY