Untuk menjaga kualitas dan mutu pembelajaran, dilakukan evaluasi secara rutin di setiap semester di lingkungan Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota UGM melalui EDOM atau Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa. Mahasiswa melakukan penilaian kepada dosen di setiap mata kuliah berdasarkan 12 kriteria dalam bentuk pertanyaan dengan rincian seperti pada grafik di bawah ini.
Berikut di bawah ini adalah hasil penilaian EDOM pada Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Rata-rata nilai di setiap kriteria berada di atas angka 3,30. Nilai tertinggi diraih oleh kriteria F yaitu penguasaan bahan. Nilai terendah ada pada aspek H yaitu kesesuaian tugas dengan beban mata kuliah. Selain itu, terdapat lima aspek lainnya dengan nilai kurang dari 3,5 ada pada aspek E yaitu akses bahan perkuliahan, I yaitu kesesuaian kuis dengan beban mata kuliah, J yaitu kesesuaian ujian dengan materi perkuliahan, K yaitu pemahaman siswa terhadap materi, dan L peningkatan motivasi belajar. Salah satu kriteria pada semester genap yang berada pada nilai di bawah 3.5 yang mengalami perbaikan dengan adanya peningkatan nilai pada semester gasal adalah kriteria A yaitu kehadiran dosen sesuai jadwal.
Rata-rata nilai di setiap mata kuliah berada di atas angka 3,00. Mata kuliah dengan rata-rata nilai EDOM tertinggi adalah Mata Kuliah Pilihan Mobilitas dan Tata Ruang.
Hasil EDOM telah disampaikan kepada para dosen dalam workshop persiapan perkuliahan di awal semester untuk kemudian ditindaklanjuti oleh para dosen. Tindak lanjut yang akan dilakukan oleh prodi pada EDOM Semester Gasal 2025/2026 antara lain:
1. Menghimbau para pengampu mata kuliah untuk memanfaatkan Learning Management System (contoh eLOK, simaster, atau google classroom) untuk mengelola dokumen-dokumen bahan perkuliahan sehingga bahan mahasiswa mudah mengakses bahan perkuliahan.
2. Menghimbau dosen untuk menjelaskan mengenai beban studi mata kuliah di awal semester. Secara umum, 1 SKS terdiri dari 50 menit tatap muka, 60 menit tugas terstruktur, dan 60 menit belajar mandiri. Jadi, mata kuliah 2 SKS biasanya menuntut total waktu belajar sekitar 2x170menit (termasuk tugas dan mandiri) setiap minggunya. Diharapkan mahasiswa paham bahwa tugas dan kuis yang diberikan sudah sesuai dengan beban studi.
3. Apabila diperlukan, soal ujian bisa diberikan keterangan merujuk pada materi perkuliahan minggu keberapa supaya jelas bahwa soal ujian telah sesuai dengan materi perkuliahan. Selain itu, dosen perlu memberikan penjelasan kepada mahasiswa bahwa soal ujian terutama yang bersifat buku terbuka biasanya jawabannya tidak selalu tertulis di bahan paparan tetapi terkait dengan diskusi kasus baik yang sudah didiskusikan di kelas maupun yang belum. Hal ini dilakukan untuk menguji kemampuan mahasiswa untuk mengkaitkan materi perkuliahan dengan kasus nyata yang ada di sekitar.
4. Untuk memastikan mahasiswa paham terhadap materi perkuliahan, dosen dapat menerapkan beragam metode pembelajaran seperti diskusi kasus, permainan, role play, dsb. Diharapkan mahasiswa dengan beragam kemampuan bisa memahami materi perkuliahan dengan baik.
5. Untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa, pengampu mata kuliah dapat mengundang dosen tamu dari kalangan praktisi profesional sehingga memberikan gambaran manfaat/implikasi praktis dari materi perkuliahan yang dipelajari. Selain itu, pemberian feedback untuk tugas juga dapat diberikan baik secara langsung melalui sesi presentasi mahasiswa atau melalui rubrik penilaian tugas di eLOK. Diharapkan mahasiswa dapat memantau tingkat pencapaian mereka dan lebih termotivasi untuk belajar lebih giat untuk mempersiapkan ujian akhir semester.
Resume lebih lengkap hasil EDOM SPWK UGM Semester Gasal 2025/2026 dapat diakses melalui link berikut

