• About UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Urban and Regional Planning
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • About URP
    • URP History
    • Vision and Mission
    • Structural Organization
    • Program Specification
    • Lecturers and Staff
      • Lecturers
      • Staff
    • Accreditations
      • Certificate of Accreditation
    • Contact Us
  • Academic
    • Overview
    • Curriculum
    • Syllabus
      • Compulsory Courses
      • Elective Courses
      • Kerja Praktik
      • Comprehensive Examination
    • Academic Handbook
    • Academic Regulation
    • Student Assessment
    • Final Project
    • E-Learning Portal
    • International Undergraduate Program
    • Recognition of Achievement Outside Academic Activities
  • Student
    • Student Activity
    • Student Activities News
    • Student Achievements
    • Student Organisation – HMTPWK
    • PKM (Students’ Creativity Program)
    • Scholarship and Exchange
    • Study in Yogyakarta
    • Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa
  • Facilities
    • Classroom
    • Studio
    • Library
    • Computer Lab
    • Administration
    • Photocopy and Printing
    • Food Cafetaria
    • Common Lounge
    • Students’ Association Building
    • Publishing Unit
    • Healthcare Unit
    • Parking Lot
  • Research
    • Research and Knowledge Development Roadmap
    • Research Agenda
      • Research and Community Service Roadmap 2022-2026
    • Research Works and Publications
  • Alumni
    •  Alumni Profile
    • Alumni Tracer Study
      • Alumni Tracer Study
    • Survei Pengguna Lulusan
  • Labs
    • Spatial Planning Laboratory
  • Admission
    • Regular Admission
    • International Program Admission
    • Admission Schedule IUP Program 2025/2026
    • Student Facts
    • Student Facts – Applicant, Accepted, Registered Students
  • News
  • Beranda
  • News
  • After Report “Tata Kelola dan Perencanaan Ruang Laut di Indonesia”

After Report “Tata Kelola dan Perencanaan Ruang Laut di Indonesia”

  • News
  • 1 June 2026, 15.49
  • Oleh: jillan.sausan.amira
  • 0

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17.504 pulau dan 65% wilayah berupa lautan, Indonesia memegang potensi maritim yang luar biasa. Guna membekali mahasiswa dengan wawasan tata ruang pesisir dan laut, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kuliah Tamu untuk Mata Kuliah Pilihan (MKP) Perencanaan Ruang Laut pada Jumat, 22 Mei 2026. Bertempat di Ruang 9A1 Gedung SGLC Fakultas Teknik UGM, acara ini menghadirkan Rahmat Mulianda, S.Pi, M.Mar., selaku Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian PPN/BAPPENAS.

Dalam paparannya yang bertajuk “Tata Ruang Sebagai Instrumen Strategis Ekonomi Biru”, Rahmat Mulianda menekankan bahwa ekonomi biru telah ditetapkan sebagai sumber pertumbuhan baru dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Namun, optimalisasi delapan sektor prioritas ekonomi biru—mulai dari perikanan, pariwisata, hingga energi terbarukan kerap terbentur oleh konflik pemanfaatan ruang. Benturan kepentingan antara area tangkap nelayan tradisional dengan wilayah operasi migas, jalur pelayaran, maupun properti pesisir menjadi tantangan nyata di lapangan.

Untuk mengurai benang kusut tersebut, instrumen tata ruang nasional yang terintegrasi antara lanskap darat dan laut melalui pendekatan Ridge to Reef menjadi sangat krusial. Beliau juga menyoroti terobosan digitalisasi penataan ruang laut yang sedang didorong oleh pemerintah, seperti pemanfaatan Ocean Big Data, sistem perizinan e-SEA, serta pemosisian strategis Indonesia sebagai Digital Hub Asia-Pasifik melalui tata kelola sistem komunikasi kabel laut.

Pelaksanaan kuliah tamu ini berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:

  • SDG 14 (Ekosistem Laut)
    Penataan ruang laut berfungsi memastikan perlindungan ekosistem pesisir dan habitat laut yang penting dari eksploitasi berlebih
    .

  • SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
    Mengedepankan ekonomi biru sebagai mesin pertumbuhan baru yang inklusif sekaligus melindungi penghidupan nelayan lokal
    .

  • SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
    Mendorong inovasi melalui Ocean Big Data dan penataan infrastruktur kabel laut internasional
    .

  • SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)
    Menggunakan pendekatan integrasi darat-laut untuk memitigasi degradasi pesisir dan memperkuat resiliensi iklim
    .

  • SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh)
    Mewujudkan kepastian hukum dan meminimalkan konflik lintas sektoral dalam tata kelola pemanfaatan ruang laut

Tags: SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 14: Ekosistem Laut SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Recent Posts

  • Buku Panduan Akademik Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota Tahun 2026/2027
    August 5, 2026
  • After Report “Tata Kelola dan Perencanaan Ruang Laut di Indonesia”
    June 1, 2026
  • After Report “Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Krisis Fiskal”
    June 1, 2026
  • After Report Kuliah Tamu “Teknik Perencanaan dan Pengaturan Zonasi Kota”
    May 19, 2026
  • After Report Kuliah Tamu “Data Analysis Innovation for Planning”
    May 12, 2026
Universitas Gadjah Mada

Urban and Regional Planning

Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no. 2, Kampus Fakultas Teknik UGM
Yogyakarta 55281
Telp. : +6274 580092
Fax : +6274 580854
Email: s1pwk@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY