PWK UGM menggelar kuliah tamu internasional untuk program International Undergraduate Program (IUP) pada Mata Kuliah Data Analysis Methods. Berlangsung pada hari Senin, 11 Mei 2026 di Ruang K3, Lantai 2 DTAP Fakultas Teknik UGM, kuliah tamu ini menghadirkan Adham Enaya, seorang PhD Researcher dan Research Fellow in AI & Urban Modelling dari Centre for Advanced Spatial Analysis, University College London (UCL).
Mengambil latar belakang pascakonflik di Gaza, Adham mempresentasikan inovasinya melalui platform “Gaza Places”. Ia mengkritisi bagaimana pemetaan pascaperang selama ini hanya berfokus pada volume puing bangunan atau peta kerusakan (loss-focused). Sebagai solusinya, ia menawarkan pendekatan yang menggabungkan dimensi fisik (geometri jalan dan bangunan dari OpenStreetMap) dengan dimensi sosial-budaya melalui integrasi jejak narasi lokal, sejarah lisan, dan memori kolektif warga.
Mahasiswa PWK diajak untuk memahami bahwa dalam perencanaan ulang kawasan (post-conflict reconstruction), integrasi data spasial dan narasi komunitas dapat memberikan nilai analitik yang berharga. Dengan menjadikan warga sebagai “sensor” utama (Volunteered Geographic Information/VGI), perencanaan kota tidak lagi sekadar urusan teknokratis yang tidak kontekstual, melainkan upaya melindungi warisan budaya dan menata ulang masa depan berdasarkan pengalaman ruang (lived space) masyarakat aslinya.
Kuliah tamu ini berkontribusi dalam upaya pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
-
SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan)
Mengedepankan perlindungan warisan sosial-budaya kota dan perencanaan rekonstruksi permukiman pascakonflik yang humanis. -
SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh)
Mengadvokasi keadilan spasial dengan memberi ruang suara bagi narasi komunitas marginal yang terdampak konflik bersenjata. -
SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan)
Mendobrak bias data algoritma yang selama ini sering mengabaikan keberadaan permukiman informal atau suara penduduk lokal. -
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
Menerapkan inovasi teknologi analitik (GeoAI, VGI) untuk membaca morfologi perkotaan dengan tingkat presisi dan makna yang lebih tinggi. -
SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera)
Membantu proses pemulihan trauma (healing) warga pascabencana melalui dokumentasi memori spasial dan narasi ruang tempat tinggal mereka.