Program Sarjana Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan berstandar global. Pada tanggal 11-12 Februari 2026, PWK UGM telah melaksanakan serangkaian agenda Visitasi Re-Akreditasi oleh lembaga akreditasi internasional asal Jerman, yaitu ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).
Kehadiran tim asesor independen internasional ini menjadi momentum penting bagi program studi untuk melakukan refleksi terhadap mutu pendidikan. Tim asesor yang bertugas dalam visitasi kali ini terdiri dari Prof. Dr. Frank Schwartze, Prof. Dr. Detlef Kurth, Dr. Hendricus Andy Simarmata, Aurelia Nadya Utomo, serta Tamina Renner, M.A.
Selama dua hari masa visitasi, serangkaian agenda telah dilalui. Para asesor tidak sekadar menelaah dokumen kurikulum, tetapi juga berdialog dengan seluruh elemen program studi. Sesi diskusi interaktif digelar dengan melibatkan jajaran manajemen departemen, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa lintas angkatan, hingga jejaring alumni dan mitra kerja (stakeholders). Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa ekosistem pembelajaran di PWK UGM benar-benar selaras dengan tuntutan industri dan tantangan keruangan masa depan.
Selain itu, tim asesor juga melakukan peninjauan fasilitas untuk melihat langsung kualitas infrastruktur pendukung, mulai dari ruang studio perencanaan, laboratorium, hingga perpustakaan. Proses re-akreditasi ini merupakan wujud nyata dari semangat continuous improvement yang terus dijaga oleh PWK UGM demi mencetak perencana kota yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di kancah internasional.
Visitasi untuk re-akreditasi ASIIN ini berlangsung dengan lancar dan PWK UGM akan segera menerima hasilnya dalam waktu mendatang.
Pelaksanaan re-akreditasi ASIIN ini merupakan langkah strategis yang sangat erat kaitannya dengan beberapa pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:
-
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)
Menjamin kualitas pengajaran, pembaruan kurikulum, dan fasilitas belajar yang inklusif serta bertaraf internasional bagi seluruh mahasiswa. -
SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan)
Memastikan kurikulum yang dijalankan mampu melahirkan perencana wilayah yang kompeten dalam mendesain kota masa depan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. -
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Mengedepankan kolaborasi lintas batas negara antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia (UGM) dengan lembaga penjaminan mutu pendidikan. -
SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
Melalui pelibatan alumni dan mitra industri, prodi memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang relevan untuk terserap di dunia kerja profesional. -
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
Tinjauan terhadap fasilitas laboratorium dan studio mendorong departemen untuk terus berinovasi dalam menyediakan teknologi perencanaan ruang (spatial tech) yang mumpuni.


